Halaman

Minggu, 05 April 2015

YESUS HANYA UNTUK BANI ISRAIL

-Yesus hanya diutus untuk umat Israel
Matius 10:5-6 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: ?Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

Matius 15:24 Jawab Yesus: ?Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.?

-Dihari kiamat Yesus hanya akan menghakimi 12 suku Israel
Matius 19:28 Kata Yesus kepada mereka: ?Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Misi Nabi Isa as menurut Al-Qur'an

- Nabi Isa hanya diutus untuk Bani Israil
Qs. Ali Imran : 45. (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: ?Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).
Qs. Ali Imran : 49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israel

Qs Ash-Shaff :6. Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: ?Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu,

- Dihari kiamat Nabi Isa as hanya akan menjadi saksi terhadap bani Israel
Qs. An-Nisaa? :159. Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka ( Bani Israel ).

Kesimpulan
Misi Nabi Isa as/Yesus menurut Injil dan Al-Qur'an
1. Isa as/Yesus diutus hanya untuk bangsa Israel
2. Dihari kiamat Isa as / Yesus hanya akan menghakimi suku Bani Israel
3. Yang berhak menjadi pengikut Yesus hanya orang-orang Israel
4. Orang-orang diluar bangsa Israel tidak dikenal Yesus

Bagaimana pandangan Kristen tentang perintah Yesus ?
Kristen mengikuti ajaran Paulus dan menyimpang dari perintah Yesus. Yesus melarang murid-muridnya pergi ke Asia dan kebangsa-bangsa lain untuk menyebarkan ajarannya, tetapi Paulus malah berbuat sebaliknya.

Dalam Matius 10:5-6 dengan jelas Yesus mengatakan ?Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain ...?. Tapi apa yang kita saksikan di lapangan saat ini kenyataannya sungguh berbeda. Kasus kristenisasi yang terjadi di negeri kita sangat gencar. Metode yang mereka gunakan pun sangat beragam, mulai dari pengamen di bus-bus hingga metode D3 (Dipacari, Dihamili, Dikristenkan).

Umat Kristen tidak mengikuti Yesus tapi mengikuti ajaran Paulus. Paulus tak lebih dari seorang penipu yang mengaku sebagai murid Yesus. Bahkan mengaku pula mendapat wahyu dari Tuhan. Dia menyatakan dirinya sebagai Rasul.

Kisah Para Rasul 18:6 ...Mulai dari sekarang aku akan pergi kepada bangsa-bangsa lain.?

Kisah Para Rasul 22:21 Tetapi kata Tuhan kepadaku: Pergilah, sebab Aku akan mengutus engkau jauh dari sini kepada bangsa-bangsa lain.?

Roma 11:13 Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku,

Roma 1:5 Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya.

Roma 15:18 Sebab aku tidak akan berani berkata-kata tentang sesuatu yang lain, kecuali tentang apa yang telah dikerjakan Kristus olehku, yaitu untuk memimpin bangsa-bangsa lain kepada ketaatan, oleh perkataan dan perbuatan,

I Tesalonika 2:16 karena mereka mau menghalang-halangi kami memberitakan firman kepada bangsa-bangsa lain untuk keselamatan mereka.

Bagaimana tentang Amanat Agung ?
Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,.

Umat Kristen berpegang pada Amanat Agung dalam mendakwahkan agama Kristen. Ayat diatas dikatakan oleh Yesus setelah mati disalib. Kalau teks ayat diatas dianggap benar maka bertentangan dengan kata Yesus waktu sebelum disalib dalam Matius 10:5 dan Matius 15:24 (telah disebutkan diatas) dimana Yesus melarang murid-muridnya pergi ke bangsa lain tetapi hanya boleh pergi ke umat Israel yang hilang.

Ini adalah contoh ayat-ayat yang telah diubah oleh Gereja dengan tujuan agar sesuai dengan kepentingan mereka. Untuk menghindari pencemaran Yesus yang dianggap tidak konsekwen maka dirombakklah kata-kata pada Matius 28:19. Yang seharusnya adalah " Maka pergilah kebangsa muridku baptiskanlah......". Berubah menjadi ?Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah.....?. Jadi sesungguhnya Yesus memerintah murid-muridnya untuk pergi ke bangsa murid-murid Yesus yaitu 12 suku bangsa Israel bukan keseluruh bangsa.

Perombakan kata-kata pada Matius 28:19 ada kemungkinan untuk melegalisir perkataan Paulus bahwa Paulus akan mengajarkan ajarannya bahwa Yesus adalah Kristus kepada bangsa-bangsa lain diluar bangsa Israel seperti yang dikatakan Paulus pada :

Kisah rasul 18:5-6 Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias. Tetapi ketika orang-orang itu memusuhi dia dan menghujat, ia mengebaskan debu dari pakaiannya dan berkata kepada mereka: ?Biarlah darahmu tertumpah ke atas kepalamu sendiri; aku bersih, tidak bersalah. Mulai dari sekarang aku akan pergi kepada bangsa-bangsa lain.?

Jadi, menurut Al-Quran ajaran Yesus adalah hanya untuk Bani Israel. Menurut Injil pun demikian, bahwa risalah yang diemban Yesus hanya untuk bani Israel saja. Tapi surat-surat yang ditulis oleh Paulus (yang dijadikan bagian dalam teks Kitab Suci/Bibel) sangat bertentangan dengan ucapan Yesus.

Ironisnya, ajaran yang diikuti oleh umat Kristen saat ini adalah apa yang diucapkan Paulus, bukan Yesus. Lalu pengikut siapakah mereka sesungguhnya ? Sudah jelas, umat Kristen bukan pengikut Yesus.

NUBUAT ISRA'MIRAJ



Rasulullah SAW telah ditentukan oleh Allah SWT, untuk menjadi juru selamat bagi umat manusia, dalam pengertian bahwa baginda akan membawa agama Islam yang diridlo'i oleh Allah SWT, agar manusia terhindar dari perbuatan-perbuatan dzolim dan munkar seperti yang dilakukan oleh umat sebelumnya, terutama Bani Israil.


Kedatangan Muhammad SAW sudah diramalkan oleh Yesus, dimana saat beliau ditanya oleh Rabbi Israel tentang Mesias. Yesus menubuatkan tentang akan hadirnya seorang Utusan Allah SWT, dimana pada masa hidupnya utusan Allah tersebut akan menemui Allah dan berada disisi(Arsy)-Nya. Kitan akan melihat betapa kuatnya nubuat tersebut yang ditiunjukan oleh ayat-ayat dalam Alkitab dan Al-Quran.

DALAM KONTEKS ISRA' MIRAJ

(Matius 26:63) Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya:
"Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."

(Matius 26:64) Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku
berkata kepadamu, kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan
Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."

Pada ayat diatas, Yesus menegaskan tentang seorang Utusan Allah SWT yang pada masa hidupnya akan diajak menemui Allah SWT.

(Yesaya 45:1) Beginilah firman TUHAN: "Inilah firman-Ku kepada orang yang
Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:

(Yesaya 45:2) Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi.

Seorang Mesiah, selalu akan diurapi oleh Allah, dan dalam ayat diatas sudah sangat jelas bahwa nabi yesaya menubuatkan tentang seorang dari bani quraisy(Koresh/Koresy) yang akan ditunjuk sebagai Al-Masih olrh Allah SWT.

Didalam Al-Quran dijelaskan tentang Muhammad SAW yang telah menemui Allah SWT seperti yang diramalkan/nubuatkan oleh Yesus dan Yesaya :

(Al Israa:1) Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

DALAM KONTEKS NAMA MUHAMMAD

Nama "Muhammad" untuk pertama kali digunakan diseluruh jazirah Arab oleh Rasulullah SAW. dimana sebelumnya, tidak umum bagi bani Quraisy menggunakan kata ini untuk diberikan sebagai nama buat anak. Muhammad berarti "Yang termulia" dimana didalamnya terdapat berisi suatu "Jiwa Kebenaran". Dalam ayat dibawah, akan kita temukan kata-kata ruh kebenaran dan kata-kata padanan dari yang termulia.

(Yohanes 14:16) Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

(Yohanes 14:26) tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

(Yohanes 15:26) Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

(Yohanes 16:7-14) Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa,
kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya
kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.

Siapa roh kebenaran? hanya muhammad yang memiliki arti Roh/Jiwa kebenaran dan yang mulia. Hal ini berbeda dengan Yesus yang memiliki Roh Kudus.

AYAT-AYAT LAIN TENTANG MUHAMMAD

Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu. Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." (Kejadian 26:3-5)

Ayat diatas sangat jelas mengatakan bahwa Allah SWT berkata untuk Nabi Islamil yang menjadi orang asing ditanah tempat beliau ditinggal oleh Ayahnya Ibrahim. Ismail inilah yang akan menjadi nenek moyang Muhammad SAW.

Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: "Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. (Kejadian 28:13-14)

" 'seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.’"
(Ulangan 18:18-19)

Apakah menurut kristen Yesus itu Nabi? bukan ! jadi siapa yang dimaksud dengan nabi dalam ayat diatas? hanya Muhammad SAW. Siapa yang mendapat wahyu yang ditaruh dalam mulutnya (Iqraa!) hanya Muhammad.

Siapakah yang naik ke sorga lalu turun? Siapakah yang telah mengumpulkan angin dalam genggamnya? Siapakah yang telah membungkus air dengan kain? Siapakah yang telah menetapkan segala ujung bumi? Siapa namanya dan siapa nama anaknya? Engkau tentu tahu! (Amsal 30:4)

Siapa yang naik ke sorga lalu turun? Muhammad(Isra Miraj).
Siapa yang telah mengumpulkan angin dalam genggamnnya? pengertian ini berarti telah menjadi penguasa sebuah bangsa. Sipa dia? Muhammad.
Siapa yang telah membungkus air dengan kain? Air selalu dihubungkan dengan rahmat, Al-quran juga rahmat dari Allah SWT. Jadi siap yang membawa rahmat Illahi ini? Muhammad.
Siapa namanya dan siapa nama anaknya? Pertanyaan ini sudah sangat jelas, hanya Muhammad-lah yang memiliki anak.

"Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala, supaya mereka menguasai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa
yang Kusebut milik-Ku," demikianlah firman TUHAN yang melakukan hal ini. (Amos 9:11)

Nabi Sulaiman membuat tempat peribadatan yang disebut Haikal Sulaiman atas permintaan ayahnya yakni nabi Daud, inilah yang disebut pondok Daud.

Apakah Yesus telah mendirikan pondok Daud yang telah roboh? atau apakah Umat setelah Yesus mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh? Tidak!
Hanya umat Muhammad-lah yang telah mendirikan pondok Daud yang telah roboh. Dan sekarang disana berdiri Masjidil Al-Aqsha.

"Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam. (Hagai 2:6-7,9)

"Rumah ini dengan kemegahan", dimana itu? Ka'bah yang berada dalam sebuah mesjid yang megah "Masjidil Al-Haram".
Negara mana yang dibanjiri produk segala bangsa? dari mulai pertanian hingga pesawat udara? Arab Saudi tempat dimana Ka'bah itu berada.

NUBUAT YESUS YG TIDAK TERBUKTI

"bintang terbit dari Yakub; dan dari Yakub akan timbul seorang penguasa, yang akan membinasakan orang-orang yang melarikan diri dari kota." Ketika ia melihat orang Amalek, diucapkannyalah sanjaknya, katanya: "Yang pertama di antara bangsa-bangsa ialah Amalek, tetapi akhirnya ia akan sampai kepada
kebinasaan." (Bilangan 24:19-20)

Apakah terbukti bahwa Yesus menjadi seorang penguasa dan membinasakan orang-orang Romawi? Tidak!

Wassalam,

Isra' Mi'raj Dalam Alkitab II

Dalam artikel ini, marilah kita mengikuti kajian kita dengan
sabar mengenai BARNASHA atau “sang Anak Manusia” yang dinaikkan ke atas awan
menuju Yang Maha Tinggi, kepada siapa diberikan Sultaneh (Sholtana
dalam teks aslinya yakni “dominion” atau kerajaan), kehormatan, dan ditugaskan
untuk menghancurkan dan melenyapkan Kerajaan Si Tanduk yang mengerikan.


Sekarang marilah kita segera beralih mencari identitas Barnasha ini.


Sebelum mengetahui siapa Anak Manusia ini, sebaiknya kita
mempertimbangkan terlebih dahulu poin-poin dan observasi berikut :


1. Ketika semua nabi-nabi keturunan Israel meramalkan bahwa “semua bangsa dan
penduduk bumi akan melayaninya (yakni Anak Manusia/Barnasha) maka kita mesti
memahami bahwa yang dimaksud adalah bangsa-bangsa yang disebutkan dalam Kitab
Kejadian 15:18-21, dan bukan bangsa Inggris, Perancis, atau Cina.
2. Ungkapan “orang-orang suci Yang Maha Tinggi” dipahami artinya pertama kaum
Yahudi dan kemudian Kaum Kristen yang mengakuan keesaan Tuhan yang mutlak,
berjuang dan menderita untuk itu sampai munculnya sang Barnasha dan hancurnya
Kerajaan Tanduk atau Kerajaan Binatang keempat.
3. Setelah penghancuran kerajaan Tanduk, maka bangsa-bangsa yang akan melayani
para santo (orang kudus) adalah bangsa Khaldea, Medo-Persia, Yunani, dan Romawi
(empat binatang buas yang digambarkan oleh Daniel pasal 7).
4. Memang luar biasa menyadari fakta penting bahwa Tuhan sering memperkenankan
musuh-musuh agamaNya yang benar untuk menaklukan dan menyiksa umatNya karena dua
tujuan: Pertama, karena Dia hendak menghukum umatNya oleh sebab bergelimang
dosa. Kedua, karena Dia ingin menguji kesabaran dan membuktikan keimanan
umatNya. Tuhan sendiri pada waktunya akan mengintervensi atas nama kaum beriman
apabila eksistensi mereka berada di ujung tiangnya.

Sungguh saat yang
mengerikan dan paling kritis bagi kaum Muslim ketika kekuatan yang bersekutu
berada di Konstantinopel selama tahun-tahun gencatan senjata yang mengerikan
itu. Persiapan besar-besaran dilakukan oleh bangsa Yunani untuk mengambil alih
Masjid Aya Sophia. Ketika Patriarch Yunani dari Konstantinopel berangkat ke
London dengan membawa jubah patriarkhal kuno yang indah dan bertahta mutiara dan
permata untuk Uskup Agung Canterbury, yang sangat menganjurkan dilakukannya
restorasi Konstantinopel dan gedung megah St. Sophia kepada Yunani.

Pada
hari Isro dan Mi’roj, gedung sakral itu penuh sesak dengan orang-orang beriman
yang berdo’a agar Allah Yang Maha Kuasa membebaskan Turki dan khususnya masjid
itu dari orang-orang yang akan mengisinya dengan patung-patung dan gambar-gambar
Yesus dan Maria, yang sangat tidak pantas diletakkan di rumah
Tuhan.

Dalam kaitannya dengan mantel atau jubah patriarkhal itu, saya
menulis sebuah artikel dalam koran Turki al-Aqsham, yang menunjukkan adanya
perpecahan antara Gereja Ortodok Yunani dan Gereja Anglikan Protestan. Saya
mengatakan bahwa jubah itu tidak dimaksudkan sebagai pallium (jubah kebesaran
untuk Paus dan diberikan olehnya kepada Uskup Agung dan kadang-kadang kepada
Uskup. Disebut juga “pall “) pentasbihan dan pengakuan ordo Anglikan, dan bahwa
reuni diantara dua Gereja tidak dapat diwujudkan kalau salah satu pihak tidak
menolak dan menanggalkan beberapa pasal keimanan yang dianggap bid’ah dan
keliru. Saya juga menyatakan bahwa jubah itu adalah sogokan diplomatik atas nama
negeri Yunani dan Gerejanya. Artikel tersebut diakhiri dengan tulisan sebagai
berikut:

”Semuanya tergantung pada karamah dan keajaiban yang diharapkan
muncul dari Bakhshish jubah kepausan ini”.

Hasilnya sudah terlalu pada
tahu untuk diulang disini. Cukuplah dengan mengatakan bahwa sang patriarch
meninggal di Inggris, dan Yang Maha Kuasa mengirim Barnasha untuk menghancurkan
tanduk dan mengusir pasukan Romawi dari timur, memunculkan Mustafa Kemal
(Presiden Turki Sekuler pertama yang menggusur Daulah Usmaniah. Ia adalah
keturunan Yahudi) yang menyelamatkan negeri Turki dan memulihkan “kehormatan
Islam”.
5. Harus dicatat bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihan Tuhan sampai kenabian
Yesus. Di mata muslim, baik Yahudi maupun Kristen tidak berhak untuk mengklaim
gelar “orang-orang suci Yang Maha Tinggi”, karena umat Yahudi sama sekali
menolak Yesus, sedangkan umat Kristen menghina Yesus dengan menuhankannya.
Selain itu, dua-duanya sama sekali tidak patut mendapat gelar itu karena
penolakan mereka untuk mengakui Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم sebagai nabi terakhir yang menutup
daftar para nabi.

Sekarang marilah kita melanjutkan pemuktian bahwa
Barnasha (anak manusia) yang dinubuatkan oleh Perjanjian Lama dan diberi
kekuatan untuk menghancurkan kerajaan Bintang keempat (Romawi) adalah Muhamamd.
Apapun alasan Anda yang mencabut gelar “Anak Manusia” pada diri Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم,
maka Anda hanya akan membuat diri Anda seperti orang gila, dikarenakan alasan
berikut:

1. Kita tahu bahwa agama Yahudi maupun Kristen tidak mempunyai nama tertentu
untuk keyakinan dan sistemnya. Artinya baik kaum Yahudi maupun Kristen tidak
mempunyai nama spesial untuk doktrin keyakinan mereka. “Yudaisme” dan
“Kristianitas” adalah nama yang tidak berdasarkan kitab suci juga tidak disahkan
oleh Tuhan ataupun pendiri agama itu!

Sesungguhnya sebuah agama, jika
benar, tidak bisa diberi nama menurut pendiri keduanya, karena pengarang dan
pendiri sejati dari sebuah agama yang benar adalah Tuhan. Dan bukan seorang
nabi.

Nah kata benda nama diri untuk hukum, keimanan, dan praktek ibadah
sebagaimana difirmankan Allah kepada Muhammad adalah “Islam”,. Yang artinya
“menciptakan kedamaian” antara Tuhan Sang Pencipta, manusia, dan alam semesta.
“Muhamadanisme” bukanlah sebutan yang tepat untuk Islam. Karena Muhammad
sendiri, seperti nabi Ibrahim dan semua nabi-nabi yang lain adalah seorang
muslim, dan bukan agama Muhamadanisme, Yudaisme, apalagi Kristiani.

Islam
adalah “pengadilan perdamaian”, karena ia memiliki kitab hukum otentik dengan
mana keadilan dijalankan dan ketidakadilan dihukum. Kebenaran dihormati dan
kesalahan dikutuk. Dan yang terpenting keesaan Tuhan, pahala yang kekal untuk
perbuatan jahat dengan jelas dinyatakan dan ditetapkan.

Dalam bahasa
Inggris, seorang hakim disebut “justice of peace” , artinya “hakim perdamaian”.
Nah ini meniru hakim muslim yang menyelesaikan suatu sengketa dengan menghukum
orang bersalah dan memberi pahala orang yang benar, sehingga memulihkan
kedamaian. Inilah Islam dan Hukum al-Qur’an. Bukan Kristen dengan Biblenya,
karena Kristen secara mutlak melarang seseorang mengadu kepada seorang hakim,
betapa pun tidak bersalah dan zalimnya dia (Matius 5:25-26).
2. “Anak Manusia” atau Barnasha itu pastilah Muhammad. Karena ia datang setelah
Konstantin. Dan tidak sebelumnya sebagaimana Yesus atau nabi lainnya.


Tidak ada yang lebih bodoh daripada pendapat bahwa Yudas sang Maccabaeus
adalah Barnasha yang berada diatas awan, dan si Tanduk adalah Antiochus. Diduga
keras bahwa -jika saya tidak salah – Antiochus setelah menodai Bait Yerusalem,
hidup hanya tiga setengah tahun –atau tiga setengah hari- yang pada akhirnya ia
lenyap.

Pertama kita tahu bahwa Antiochus adalah pengganti
Alexander Yang Agung dan raja Syria. Konsekuensinya, adalah satu dari empat
kepala singa bersayap dan bukan Tanduk kesebelas dari empat binatang buas
tersebut.

Pada pasal kedelapan kitab Daniel. Domba jantan dan kambing
jantan dijelaskan oleh seorang santo sebagai berturut-turut merepresentasikan
Kerajaan Persia dan Kerajaan Yunani. Secara singkat dijelaskan bahwa kerajaan
Yunani dengan segera menggantikan kekaisaran Persia dan bahwa Kerajaan Yunani
terbagi dalam empat kerajaan, ini sebagaimana dikatakan dalam penglihatan
pertama.

Kedua, Tanduk yang berbicara menunjukkan bahwa orang yang
menghina dan mengubah hukum dan hari-hari suci tidak mungkin seorang pagan
(penyembah berhala), melainkan orang yang mengenal Tuhan dan secara sengaja
menyekutukan Dia dengan dua makhluk ciptaanNya. Aniochus tidak merusak agama
Yahudi dengan cara melembagakan Trinitas atau pluralitas Tuhan, juga tidak
mengubah Hukum Musa dan hari-hari rayanya.

Ketiga, sungguh
kekanak-kanakan kalau membesar-besarkan dan mementingkan peristiwa-peristiwa
lokal yang tidak berarti yang terjadi diantara raja rendahan di Syria dan kaum
Yahudi yang picik, untuk membandingkan kepala kaum Yahudi yang picik dengan
manusia agung yang menerima penghormatan dari jutaan malaikat dihadapan Yang
Maha Tinggi.
3. Juga sia-sia mengklaim kehormatan langit yang diberikan kepada Anak Manusia
ini sebagai kehormatan untuk Yesus. Ada dua alasan utama untuk meniadakan Yesus
dari kehormatan ini:

* Jika Yesus benar-benar manusia dan nabi, dan jika kita menganggap karyanya
berhasil atau gagal, maka sudah pasti ia jauh dibelakang Muhammad. Tetapi jika
ia diyakini sebagai yang ketiga dari Trinitas, maka Yesus sama sekali bukan dari
golongan manusia. Anda jatuh dalam sebuah dilema yang tidak dapat diambil jalan
keluarnya, karena bagaimanapun Barnasha tidak mungkin adalah Yesus.
* Jika Yesus diperintahkan untuk menghancurkan Binatang Keempat, maka tentulah
ia bukannya membayar pajak untuk mendapat hak memilih (poll-tax) ayau upeti
kepada Kaisar dan memasrahkan dirinya dipukuli atau dicemeti oleh Pilatus. Ia
seharusnya mengusir pasukan Romawi dari Palestina dan menyelamatkan
kaumnya.


6. Tidak pernah hidup diatas bumi ini seorang pangeran atau nabi seperti
Muhammad, yang termasuk anggota dinasti yang berkuasa selama sekitar 2500 tahun
dan benar-benar merdeka serta tidak pernah menundukkan kepalanya dibawah
penindasan asing. Mustahil membayangkan manusia lain yang begitu bermartabat dan
pantas seperti Muhammad untuk mendapat keagungan dan penghormatan yang luar
biasa sebagaimana yang digambarkan dalam penglihatan Daniel. Dan tidak lah heran
kalau nabi Daud memanggil Muhammad “Tuanku” (Mazmur 110:1).
7. Tidak heran kalau pada perjalanan malam (Mi’roj Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم) ke langit,
Muhammad diterima dengan penghormatan tertinggi oleh Yang Maha Kuasa dan diberi
kekuasaan untuk memberantas pemujaaan berhala dan si tanduk yang menghina Tuhan
dari negeri-negeri yang dijanjikan Tuhan kepada umatnya sebagai warisan
abadi.
8. Segi lain yang palin menakjubkan dalam penglihatan kenabian ini, menurut
keyakinan saya yang sederhana, adalah bahwa terlihatnya Anak Manusia diatas
awan, dan kehadirannya dihadapan Yang Maha Kuasa persis sama cerita Mi’roj
(perjalanan malam Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dari Bait Yerusalem ke sidrotul Muntaha). Dengan
kata lain, bagian kedua dari penglihatan Daniel diidentifikasi dengn peristiwa
Mi’roj Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Sesungguhnya ada beberapa indikasi baik dalam
bahasa Daniel maupun dalam Hadis yang membawa saya kepada keyakinan ini.
Al-Qur'an menyatakan bahwa selama perjalanan malam itu, Tuhan memperjalankan
hambaNya dari Masjid Haram di Mekkah ke Masjid al-Aqsha di Yerusalem. Dan dari
Yerusalem nabi berangkat ke langit Sidrotul Muntaha. Tuhan memberkati
daerah-daerah disekeliling bait itu, kemudian menjadi puing-puing, dan
menunjukkan kepadanya tanda-tandaNya (Daniel 9:17).

Diceritakan oleh
nabi suci bahwa Bait Yerusalem, ia memimpin dalam kapasitasnya sebagai imam
dalam melaksanakan sholat bersama-sama dengan para nabi yang mengikutinya. Lebih
jauh diceritakan bahwa dari Yerusalemlah beliau dinaikkan ke langit ke tujuh
dengan ditemani oleh roh-roh para nabi dan malaikat sampai beliau tiba dihadapan
Tuhan. Kerendahan hati nabi yang mencegah beliau untuk menceritakan semua yang
dilihatnya dan diterimanya dari Allah.

Nampaknya roh yang menafsirkan
penglihatan itu kepada Daniel bukanlah seorang malaikat, sebagaimana saya
katakan tanpa dipikir lagi ditempat lain, melainkan roh atau jiwa seorang nabi,
karena ia menyebut “Qaddish” (dalam jenis laki-laki) dan “Qaddush”
(4:10 dan 8:13), yang artinya santo atau orang suci –nama yang sangat lazim
untuk nabi dan orang suci. Betapa senangnya roh-roh suci para nabi dan para
syuhada yang telah disiksa oleh empat binatang buas itu, lebih-lebih ketika
mereka mengetahui hukuman mati dijatuhkan oleh Yang Maha Tinggi terhadap rejim
Trinitasnya Konstantin, dan nabi penutup diperintahkan untuk melenyapkan
kerajaan Tanduk (Romawi).

Juga harus diingat bahwa penglihatan ini
dilihat juga pada malam yang sama ketik berlangsung perjalanan sang Barnasha
dari Mekkah-Yerusalem-langit.

Berdasarkan kesaksian Daniel, kita sebagai
muslim harus mengakui bahwa perjalanan Muhammad dilakukan secara jasmaniah
–suatu hal yang tidak mustahil bagi Yang Maha Kuasa.

Paulus juga
menyebutkan sebuah penglihatan yang ia lihat empat belas tahun sebelumnya dari
seseorang yang telah ia angkat ke langit ketiga dan kemudian ke surga, dimana ia
mendengar dan menyaksikan kata-kata dan objek-objek yang tidak bisa dijelaskan.
Gereja dan ahli tafsirnya meyakini orang ini sebagai Paulus sendiri. Meskipun
bahasa itu sedemikian rupa memberikan kepada kita ide bahwa dia sendirilah orang
itu, namun karena kerendahan hati ia merahasiakannya agar ia tidak dianggap
orang sombong (2 Korintus 12:1-4).

Meskipun Al-Qur'an mengajarkan kita
bahwa rasul-rasul (murid) Yesus adalah orang suci dan bersemangat. Namun,
tulisan-tulisan mereka tidak bisa dipercaya, karena Gereja-gereja yang cekcok
dan saling berbantahan telah menjadikan tulisan-tulisan itu sebagai sasaran
berbagai penyisipan atau penambahan. Injil Barnabas menyatakan bahwa Paulus
kemudian jatuh kedalam kesalahan dan menyesatkan kaum beriman (Barnabas pasal
222).

Bahwa Paulus tidak mengungkapkan identitas orang yang dilihat
dalam penglihatan itu, dan bahwa kata-kata yang ia dengar di surga “tidak
terkatakan dan tidak seorang manusia pun boleh mengucapkannya”, menunjukkan
bahwa Paulus sendiri bukanlah orang yang dinaikkan ke surga. Mengatakan bahwa
Paulus, karena alasan kerendahan hati dan kesopanan, tidak memuji diri sendiri
adalah benar-benar kesalahan dalam menggambarkan siapa Paulus sebenarnya. Ia
menyombongkan diri telah memarahi St. Petrus secara terang-terangan, dan
surat-surat (epistle) yang ditulis penuh dengan ungkapan-ungkapan tentang
dirinya sendiri yang benar-benar menegaskan bahwa Paulus adalah bukan orang yang
rendah hati dan sopan.

Disamping itu, kita tahu dari tulisan-tulisannya
kepada orang Romawi dan Galatia betapa ia orang Yahudi yang menghinakan Hajar
dan bani Ismail. Manusia agung yang ia lihat dalam penglihatannya bisa jadi tak
lain adalah orang yang dilihat oleh Daniel. Muhammad lah yang ia lihat, dan
tidak berani melaporkan kata-kata yang tidak diucapkan kepadanya oleh Tuhan
karena disatu pihak ia takut pada orang Yahudi, dan dilain pihak menentang
dirinya sendiri karena telah mengagungkan dirinya sendiri sedemikian rupa dengan
salib dan yang disalib.

Sebagai kesimpulan, izinkanlah saya mengambil
teladan untuk umat nonMuslim dari penglihatan Daniel yang menakjubkan itu.
Hendaklah umat NonMuslim mencamkan pelajaran dari nasib empat binatang buas,
khususnya si Tanduk dan merenungkan bahwa Allah saja Tuhan Yang Sejati.

UMAT TERAKHIR (ISLAM) ADALAH UMAT YANG LEBIH DAHULU MASUK SORGA (menurut sabda Yesus)


[MATIUS 20:1-16]

[1] Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
[2] Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
[3] Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.
[4] Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.
[5] Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
[6] Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
[7] Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.
[8] Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.
[9] Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar.
[10] Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga.
[11] Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu,
[12] katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.
[13] Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari?
[14] Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu.
[15] Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
[16] Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir."

--------------------------------------------Oo-


*)
RASULULLAH SAW BERSABDA: "Kami adalah umat terakhir dan terawal pada hari kiamat. Kami adalah umat yang pertama masuk surga meskipun mereka diberi kitab sebelum kami dan kami diberi kitab sesudah mereka." (H.R. Muslim).

Hadis tersebut menegaskan bahwa umat Nabi Muhammad saw. yang pertama masuk surga walaupun paling akhir dalam menerima ajaran dari Allah swt. dibandingkan nabi-nabi lainnya. Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah saw. pernah bersabda, ”Diperlihatkan kepadaku tiga orang pertama dari umatku yang masuk surga dan tiga orang pertama dari umatku yang masuk neraka. Adapun tiga orang yang pertama masuk surga adalah syahid, budak yang pekerjaannya tidak menyibukkannya dari taat kepada Allah, dan orang fakir yang tidak meminta-minta. Dan tiga orang yang pertama masuk neraka, yaitu pemempin yang zalim, orang kaya yang hartanya tidak digunakan untuk menunaikan hak Allah, dan orang fakir yang sombong.” (H.R. Ahmad)


Bertolak dari analisis di atas bisa disimpulkan bahwa dari seluruh umat para nabi dan rasul, maka umat Nabi Muhammad saw. yang paling pertama akan masuk surga. Ada tiga orang yang pertama masuk surga di antara umat Nabi saw. dan tiga orang yang paling dulu masuk neraka. Kalau umat Nabi saw. yang pertama masuk surga, maka dari umat Nabi saw. juga yang paling pertama masuk neraka.
Termasuk pula umat kristen yang tidak mau mengikuti syariat yang dibawakan Nabi Muhammad untuk seluruh manusia.

--------------------------------------------Oo-


*)
SORGA BAGI UMAT YESUS DAN NABI-NABI SEBELUMNYA HANYA UNTUK 144.000 ORANG DARI UMAT ISRAEL SAJA.

Menurut Alkitab ternyata tidak ada satu pun ayat yang menyebutkan adanya pintu sorga bagi para pengikut Paulus (kristen)! Sebab 12 pintu sorga yang dijelaskan dalam Alkitab hanya diperuntukkan bagi 12 suku bangsa Israel saja. Disetiap gerbang pintu-pintu itu telah tertulis nama-nama dari ke-12 suku israel.

"Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel, Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang." [Wahyu 21:12-13]

[Wahyu 7:4-8]

[4] Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.
[5] Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu,
[6] dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu,
[7] dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu,
[8] dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu.

Bahkan Yesus sendiri memilih murid-muridnya dengan mengambil orang-orang yang berasal dari 12 suku israel tersebut.

"Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia." [Matius 10:2-4]

Dalam alQuran juga telah dijelaskan tentang ke-12 suku israel itu.

وَقَطَّعْنَاهُمُ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ أَسْبَاطاً أُمَماً وَأَوْحَيْنَا إِلَى مُوسَى إِذِ اسْتَسْقَاهُ قَوْمُهُ أَنِ اضْرِب بِّعَصَاكَ الْحَجَرَ فَانبَجَسَتْ مِنْهُ اثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْناً قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍ مَّشْرَبَهُمْ وَظَلَّلْنَا عَلَيْهِمُ الْغَمَامَ وَأَنزَلْنَا عَلَيْهِمُ الْمَنَّ وَالسَّلْوَى كُلُواْ مِن طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَمَا ظَلَمُونَا وَلَـكِن كَانُواْ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

"Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu!”. Maka memancarlah dari padanya duabelas mata air. Sesungguhnya tiap-tiap suku mengetahui tempat minum masing-masing. Dan Kami naungkan awan di atas mereka dan Kami turunkan kepada mereka manna dan salwa . (Kami berfirman): “Makanlah yang baik-baik dari apa yang telah Kami rezekikan kepadamu”. Mereka tidak menganiaya Kami, tapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya sendiri." (QS. Al-A'raaf:160)

Dalil-dalil ALKITAB tersebut jika diperhatikan, sungguh bertentangan dengan keyakinan pada umumnya umat Kristen di seluruh dunia dewasa ini. Mereka telah "menuhankan"Yesus yang sepanjang hidupnya selalu menekankan bahwa dirinya hanya sebagai UTUSAN TUHAN. Sedangkan lebih jauh lagi, menurut ayat-ayat dalam kitab Wahyu Pasal 7 di atas, Allah hanya akan membuka pintu sorga bagi 144.000 dari bangsa Israel saja. Sementara dari kitab Wahyu Pasal 7 pula kita mendapat pelajaran bahwa TIDAK ADA jaminan bahwa iman dari orang-orang bukan Israel terhadap ajaran Yesus akan diterima demi Yesus.

......
Lantas, bagaimana nasib pengikut paulus (kristen) yang selama ini sok akrab sama Yessus ?
maka pada hari kiamat nantinya Yesus akan menjawab:
"Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan". [Matius.7:23]


Sekalipun ada sebagian umat kristen yang keGeEran menganggap Tuhan masih menyediakan lokasi sorga ditempat lainnya untuk umat selain dari UMAT ISRAEL, dengan mengutip ayat berikut:

"Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka."

Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!"

Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah,

sambil berkata: "Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!" [Wahyu 7:9-12]

JUSTRU JIKA KITA AMATI DAN CERMATI GAMBARAN KAUM/UMAT YANG ADA DALAM AYAT TERSEBUT:
Ciri-ciri tersebut tidak sedikitpun identik dengan pengikut paulus (umat kristen).

Dalam keterangan kitab Wahyu 7 ayat 9 (orang-orang yang memakai jubah putih dan memegang daun palem).
sudah lazim bagi kita semuanya, salah satu hal yg paling identik dengan pakaian jubah putih dan daun palem (khas arab) adalah UMAT ISLAM. Terlebih lagi disana dijelaskan bahwa mereka berasal dari berbagai suku bangsa dan bahasa.

Pernyataan wahyu yang dikatakan Rasul Yohanes itu sangat jelas menunjukkan itu adalah sebuah kumpulan dari umat tertentu. Karena sangat tidak mungkin jika sekelompok orang yang dimaksud itu adalah umat kristen. Sebab umat kristen tidak identik dengan pakaian putih dan daun palem.
Terlebih lagi jika umat kristen mati tidak pernah dibungkuskan dengan kain putih sebagaimana muslim melakukan itu, pahadal Yesus ketika wafat hanya dibungkus dengan selesai kain putih (kafan) yang dibalutkan ke tubuhnya. [Yohanes 19:40 & Matius 27:59]

Pada ayat 10 juga diterangkan dengan kalimat "Keselamatan bagi Allah kami". Jika kalimat itu diterjemahkan dalam bahasa arab maka berbunyi "Shalatullah.. salamullah..", yaitu merupakan shalawat badhar yang biasa dilantunkan oleh umat islam kepada nabi Muhammad SAW.

Pada ayat 11 dan 12 juga jelas dinyatakan dengan kalimat pujian kepada Allah (tahmid), yaitu dengan perkataan "Alhamdulillah, wa syukurillah.. laa hawla walaa quwwata illa billahi"

--------------------------------------------Oo-


*)
YESUS MENGAKUI HANYA UNTUK BANGSA ISRAEL SAJA !

Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." [Matius 15:24]

Sebelum Yesus dilahirkan oleh Bunda Maria Mamanya Yesus, telah ada nubuat yang menyebutkan bahwa Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki yang kelak akan menyelamatkan umatnya, yaitu BANGSA ISRAEL. Nubuat ini dapat kita jumpai di dalam Alkitab sebagai berikut:

"Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." [Matius 15:24]

Menunjuk Matius 15:24 yang sudah demikian terang, maka yang dimaksud dengan "umat-Nya" di sini tentu saja adalah BANGSA ISRAEL. Bukan bangsa Arab, Romawi, Yunani, Eropa, Cina, Amerika, atau bangsa-bangsa lainnya di muka bumi ini.
apalagi Indonesia,..
wahh.. jaoh kaleeee !!!

Al-Qur'an juga mengisahkan bahwa Nabi Isa alaihissalam (yesus), pernah berkata kepada kaumnya:

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُم مُّصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّراً بِرَسُولٍ يَأْتِي مِن بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ فَلَمَّا جَاءهُم بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَذَا سِحْرٌ مُّبِينٌ

"Dan (ingatlah) ketika 'Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira ....... " (QS. Ash-Shaaf[61]:6)

Seruan Yesus ini tegas-tegas menjelaskan bahwa ia diutus oleh Allah Subhanahu Wata'ala hanya untuk bangsa Israel saja. Beliau tidak pernah menyeru, "Hai manusia," yang boleh diartikan sebagai seruan kepada seluruh umat manusia. Dan kisah dalam alQur'an ini dibuktikan sendiri oleh fakta sejarah bahwa selama masa kerasulannya, pengikutnya hanya dari bangsa bangsa Israel saja. Tidak satupun pengikut beliau yang berasal dari bangsa-bangsa di luar bangsa Israel. Ajaibnya lagi, tidak hanya sejarah yang mendukung kisah dalam Al-Qur'an tersebut, tetapi banyak sekali ayat-ayat di dalam Alkitab (Injil) sendiri yang menguatkannya. Yang pertama, perhatikanlah ayat ini:

Tidak hanya itu, Alkitab juga mengisahkan bagaimana Yesus "menolak" mendo'akan orang-orang di luar bangsa Israel seperti di antaranya:

"Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan Kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu." [Yohanes 17:9]

Yang dimaksud dengan "mereka" pada ayat di atas tentunya cukup jelas, yaitu "BANGSA ISRAEL". Sementara yang dimaksud dengan "DUNIA" tentu saja adalah bangsa-bangsa lain selain dari bangsa Israel. Sebab sebagaimana disebutkan dalam Matius 15:24, tidaklah ia diutus oleh Allah kecuali hanya untuk "menyelamatkan" domba-domba yang tersesat dari kalangan BANGSA ISRAEL saja.
(mohon kristen jangan keGeEran ya !.. please)

--------------------------------------------Oo-


*)
PINTU SYURGA HANYA MELALUI ISLAM BUKAN AGAMA LAIN.

Allah Subhanahu Wa Ta’alaa menyatakan bahwa Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah seorang utusan bagi seluruh alam:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ

"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (men-jadi) rahmat bagi semesta alam (QS. Al-Anbiya':107)


Allah Subhanahu Wa Ta’alaa menegaskan lagi, bahwa risalah yang dibawa beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam adalah untuk seluruh alam :

إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِين

Al-Qur’an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. (QS.Saad:87)

Sehingga tidak mengherankan bila seruan-seruan dalam Al-Qur’an dimulai dengan seruan “hai manusia” atau “Hai bani Adam” yang menunjukkan keu-niversalan sifat orang-orang yang diseru.

Dalam Alkitab, Yesus memberitakan tentang Islam dan memerintahkan umatnya untuk bertobat .
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! [Matius 4:17 ]

Yang dimaksud kerajaan syurga adalah agama Islam yang di bawa nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam, hal ini diperkuat dengan ayat berikut ini :
...Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu. [Matius 21:43 ]

Semua dalil-dalil tersebut sangat bersesuaian, bahwa untuk dapat masuk syurga, jalan satu-satunya hanyalah dengan masuk AGAMA ISLAM. Mari kita susun kembali fakta-fakta tersebut di atas :
1. Risalah Yesus hanya untuk orang Israel
2. Hanya 144.000 pengikut Yesus yang masuk syurga.
3. Pintu syurga melalui ajaran Yesus hanyalah bagi dua belas suku Israel.
4. Yesus memerintahkan untuk mengikuti agama Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
5. Islam Rahmatan Lil 'Alamin (rahmat bagi sekalian alam).

Dan Allah Subhanahu Wa Ta’alaa menegaskan dalam firmanNYA:

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

"Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS.Al-'imran :85)


UNTUK KESEKIAN KALINYA ANA PERINGATKAN KEPADA PARA PENGIKUT PAULUS (KRISTEN), JIKA INGIN SELAMAT MAKA BERIMANLAH KEPADA AGAMA YANG DIBAWAKAN OLEH NABI MUHAMMAD SAW (ISLAM)

KARENA TIDAK ADA LAGI KAPLINGAN SORGA UNTUK UMAT-UMAT NON-ISRAEL, KECUALI BAGI MEREKA YANG MENGIMANI DAN MENGIKUTI SEORANG NABI AKHIR ZAMAN YANG TELAH DIUTUS BAGI TUHAN UNTUK MEMBAWAKAN RAHMAT BAGI SEMESTA ALAM.

wallahu a'lam

TERNYATA YESUS ADALAH SEORANG MUSLIM

Apakah Yesus membawa agama Kristen ?
jawabnya: TIDAK

Yesus tidak pernah membawa sebuah agama yang bernama "KRISTEN".
Adapun nama "KRISTEN" itu sendiri sebenarnya merupakan istilah yang diperkenalkan oleh Rasul Barnabas (rasulnya Yesus) dan Paulus (rasul penipu).

"Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen." [Kisah Para Rasul 11:26]


Kristen itu nama yang muncul ratusan tahun setelah Yesus Sang Nabi itu diangkat oleh Allah ke langit. Pengikut Beliau biasa dipanggil nasrani atau Nashara (kristen awal), dan mereka mengaku sebagai MUSLIM. Muslim berarti hidup dengan nafas Islam.
Nasrani mengacu kepada kelompok kecil Yesus karena hanya untuk Umat Israel, sedangkan ajaran yang dibawakan oleh Nabi Muhammad lebih bersifat universal (menyeluruh) yakni untuk segala bangsa karena Islam rahmat bagi seluruh alam.

Tetapi mereka keduanya adalah sama-sama sebagai seorang MUSLIM.


Kali ini bisa ana buktikan lewat perkataan Yesus Kristus didalam bahasa Aram/Ibrani yang merupakan bahasa Asli Yesus (bahasanya sehari-hari).

Seperti yang kita ketahui, bahasa Aram merupakan bahasa serumpun dengan bahasa Arab, dengan kesamaan cara membaca yaitu dari kanan-kekiri (terbalik dengan cara pembacaan kita).

Didalam memahami terjemahan bahasa Aram/Ibrani, perlu diperhatikan sebagai berikut:

Dalam Bahasa Aram:
Tuhan = Alaahaa (Allah).

Yesus = 'Eesho ('Isa) karena memang di saat zaman Yesus tidak ada orang yang bernama Yesus dan yang ada hanyalah Yeshua' (Yeshu'/'Isa), karena Yesus itu nama baru (sebutan bagi 'Isa) dari bahasa latin.


Aram Palestina => יֵשׁוּע משִׁחָא (Yēšûe Mšîḥō)

Aram Syria => ܝܼܫܘܿܥ ܡܫܝܼܚܐ (Κô Mšîḥa)

Ibrani => יֵשׁוּעַ הַמָּשִׁיחַ (Yēšûa Hammāšîaḥ)

Arab => عِيسٰى اَلْمَسِيحْ (Κâ Al Mašîḥ)

Yunani => Ιησους [ο] χριστος (Yēsūs [ho] Khristos)


Christ = Msheekhaa, padahal "Christ" itu mengacu ke Mesiah.
Msheekhootaa = Christianity, dan itu mengacu kepada kata Christ, sehingga seolah-olah kata Kristen ada disana.
Padahal kata yang tepat adalah Mesiah bukan Christ.



Baiklah, di sini kita akan memahami sebuah ayat injil menurut terjemahan bahasa aslinya (ibrani).

LUKAS 6:40

ען תלמיד נאעלה על ראבו שכן כל אדם שיע מושלם ייהיה כערבו

“Ein talmeed na’leh ‘al rabbo; shekken kal adam she’MUSHLAM yihyeh k’rabbo.”
(Tak seorangpun bisa melebihi gurunya, tetapi setiap orang yang mengaku sebagai MUSLIM dapat menyamai gurunya)

Terjemahan dalam setiap kata:
'Ein = tidak/tiada
talmeed = sesiapa saja
na’leh = boleh/dapat, lebih dari
‘al rabbo = guru mereka
shekken = tetapi/namun
kal = setiap/tiap-tiap
adam = manusia/orang
she’ = sebagai/selaku
MUSHLAM = patuh/tunduk/taat
yihyeh = sama seperti/seakan-akan
k’rabbo = guru mereka



Dalam terjemahan Bahasa Inggris kata "MUSHLAM" berubah menjadi PERFECT.

Misalnya:

Luke 6: 40 (KJV)

"The disciple is not above his master: but every one that is perfect shall be as his master."


Luke 6:40 (Darby)

"The disciple is not above his teacher, but every one that is perfected shall be as his teacher."


Luke 6:40 (Young’s Literal Translation)

"A disciple is not above his teacher, but every one perfected shall be as his teacher."


Luke 6:40 (21st Century King James Version)

"The disciple is not above his master, but every one that is perfect shall be as his master."


Luke 6:40 (American Standard Version)

"The disciple is not above his teacher: but every one when he is perfected shall be as his teacher."



Dalam bahasa Yahudi (ibrani), kata "MUSHLAM" berasal dari akar kata "שלום" (Sh-L-M) yang berarti “Shalom” (dan bahasa Arab menyebutnya dengan kata "Salam") yang berarti “Damai”.


Sedangkan didalam bahasa Arab, kata "MUSLIM" berasal dari akar kata "سَّلاَمُ" (S-L-M) dibaca:"Salam", yang berarti “Damai/Selamat/Sejahtera”.


Cobalah perhatikan ayat berikut:

Lalu firman Allah kepadanya (Musa): “Tinggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus!”. [Kisah Para Rasul 7:33].

“Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan–seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa!”. [Keluaran 4:32].

Maka Dia (Yesus) maju sedikit, lalu Dia bersujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari-Ku, tetapi janganlah seperti yang Aku-kehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki!”. [Matius 26:39].

“Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kafan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam”. [Yohanes 20:5]



Ayat-ayat di atas adalah contoh beberapa hal yang dilakukan oleh para nabi (termasuk Yesus) ketika mau beribadah kepada Tuhannya (menemui Tuhan).
Dilihat sekilas tampak serupa dengan yang dilakukan oleh kaum muslim dalam berwudhu' dan beribadah.


Ketika Yesus wafat dan dikuburkan, Yesus dikafani dengan kain putih. [Matius 27:59, Yohanes 19:40],
sama halnya seperti halnya Muslim.
Sedangkan umat kristen kalau mampus, udah macam orang mau pergi ke pesta,.. pakai jas, dasi, gaun, kacamata hitam segala, dan aksesoris lainnya.

hahahahai...
EMANGNYA DI DALAM KUBUR ADA PENJAMUAN ?


Begitu pula ibadah yang dilakukan umat Kristen sampai saat ini, dengan memakai kursi/bangku dan meja, bernyanyi di dalam tempat ibadah, berhias seperti mau ke pesta, memakai sepatu di dalam Tempat Ibadah. Tidak peduli itu sepatu bekas terinjak tahi dan sebagainya, tapi tetap saja di bawa masuk ke dalam gereja.
Padahal seumur hidupnya Yesus tidak pernah melakukan beribadah dengan cara aneh seperti itu.


SADARLAH WAHAI KALIAN YANG TELAH DITIPU OLEH PAULUS...
KEMBALILAH KEPADA AJARAN YESUS YANG SEBENARNYA (ISLAM).

Karena Ternyata Yesus Itu Muslim (MUSHLAM

PESAN YANG TERSIRAT DARI MAZMUR 135...

☻♠★☆◇♣♥⇧♫♪●♦☻♠★☆◇♣♥⇧♫♪●♦☻♠★☆◇♣♥⇧♫♪●♦

Alhamdulillah (الحمد لله) merupakan frasa bahasa Arab bermaksud "Segala puji bagi Tuhan," yang sama erti dengan Halelu Yahdalam istilah bahasa Ibrani. Dalam pertuturan seharian, perkataan ini bermakna "Terima kasih Tuhan!" Perkataan ini digunakan oleh umat Islam dan juga umat Yahudi dan Kristian berbahasa Arab, tetapi terutamanya oleh umat Islam kerana pusatnya frasa utama ini dalam teks-teks al-Quran dan pertuturan Muhammad.

Akaran trikonsonan H-m-d (ح م د), bermakna "puji," dan juga dijumpai dalam nama-nama Muhammad, Mahmud, dan Ahmad.

Sumber:http://ms.wikipedia.org/wiki/Alhamdulillah

So berdasarkan sumber di atas sudah dapat dipastikan dan tidak dapat dibantah lagi bahwa padanan kata Halelu adalah H-M-D (Ahmad,Mahmud,Muhammad)

SELANJUTNYA MARI KITA KAJI AYAT MAZMUR 135,PESAN APAKAH YANG TERSIRAT DI DALAMNYA????

*Psalm/Mazmur 135:1
הַ֥לְלוּ יָ֨הּ הַֽ֭לְלוּ אֶת־ שֵׁ֣ם יְהוָ֑ה הַֽ֝לְלוּ עַבְדֵ֥י יְהוָֽה׃


1 hal·lū yāh hal·lū ’eṯ- šêm Yah·weh; hal·lū ‘aḇ·ḏê Yah·weh

Translit interlinear ke bhs.indonesia, hal·lū{Terpujilah} yāh{TUHAN} hal·lū{Terpujilah} ’eṯ- šêm{nama} Yah·weh{TUHAN}; hal·lū{Terpujilah} ‘aḇ·ḏê{hamba} Yah·weh{TUHAN}

Terpujilah TUHAN! Terpujilah nama TUHAN , Terpujilah, hamba TUHAN

=> Terpujilah, hamba TUHAN (indo)

Translit interlinear ke bhs.arab, hal·lū{} yāh{Illah} hal·lū{Hmd} ’eṯ- šêm{ismu} Yah·weh{Illah}; hal·lū{Hmd} ‘aḇ·ḏê{hamba} Yah·weh{Illah}

Alhmd illah, hmd ismi illah, hmd abdi illah

=> hmd abdi illah (arab)

perhatikan ayat diatas apakah ayat diatas hanya sekedar berisi Puji-pujian atau menubuatkan seorang Hamba TUHAN yang benama halelu abdi yahweh { Hmd abdi illah }??

Di dalam kitab Perjanjian Lama Hamba TUHAN artinya seorang Nabi,lihat Nubuat Yesaya 42:1,,, Musa juga disebut sbegai Hamba TUHAN,Ul33:1,2Taw 24:6,Mzm 90:1, Bil 12:13,Neh 10:29,Dan 9:11. dan masih banyak lagi ayat yang menunjukan bahwa Hamba Allah artinya seorang Nabi.

DENGAN DEMIKIAN SUDAH DAPAT DIPASTIKAN BAHWA MAZMUR 135:1 MENUBUATKAN SEORANG HAMBA TUHAN{NABI} YANG BERNAMA MUHAMMAD BIN ABDILLAH {HALELU ABDI YAHWEH}




Allah SWT berfirman:

SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 146

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءهُمْ وَإِنَّ فَرِيقاً مِّنْهُمْ لَيَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Kitab Suci (Taurat dan Injil) mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.

TAK DAPAT DIRAGUKAN LAGI NABI-NABI YAHUDI YANG DIBERIKAN KITAB SUCI MENGENAL NABI MUHAMMAD SAW SEPERTI MENGENAL ANAK-ANAKNYA SENDIRI..

BENARKAH NABI MUSA SEORANG ISLAM??





بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Islam (ibrani:Syalowm) mempunyai arti Damai,Selamat sejahtera. sedangkan Ad-dien Islam mempunyai arti aturan yang selamat sejahtera, sebuah nama yang sangat indah yang diberikan Allah SWT kepada hamba-hambanya yang ingin selamat sejahtera di dunia dan akhirat maka mereka harus masuk kedalam Ad-dien Islam (aturan yang selamat sejahtera).

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ ٱلْإِسْلَٰمِ دِينًۭا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(Qs.Ali-imran.85)

Islam adalah Ad-dien (aturan) yang hakiki yang diturunkan Allah SWT sejak zaman Nabi Adam as sampai Nabi Muhammad SAW. seorang yang ber dien Islam dinamakan seorangMuslim yang artinya tunduk,patuh,berserah diri.

Di dalam Al-quran secara tegas menyatakan bahwa Nabi Ibrahim as beserta anak cucunya adalah seorang Islam,Muslim dan bukan seorang Yahudi maupun Nasrani..

ما كان إبراهيم يهوديًا ولا نصرانيًا ولكن كان حنيفًا مسلمًا وما كان من المشركين

Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi seorang muslim . Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.(Qs.Ali-imran.67)

Sebagai ayah dari para nabi, beliau telah menamakan kita dengan sebutan muslimin. Di dalam Al-Quran, perkataan beliau diabadikan:

إذ قال له ربه أسلم قال أسلمت لرب العالمين، ووصى بها إبراهيم بنيه ويعقوب: يا بني إن الله اصطفى لكم الدين فلا تموتن إلا وأنتم مسلمون

Ketika Tuhannya berfirman kepadanya, BerIslam-lah ! Ibrahim menjawab, Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub., Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam.(Qs.Al-baqarah.131-132)

وجاهدوا في الله حق جهاده هو اجتباكم وما جعل عليكم في الدين من حرج ملة أبيكم إبراهيم هو سماكم المسلمين من قبل وفي هذا

Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.(ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan dalam ini.(Qs.Al-Hajj:78)

Di dalam Al-quran Nabi Musa as jg seorang islam..

وَقَالَ مُوسَىٰ يَٰقَوْمِ إِن كُنتُمْ ءَامَنتُم بِٱللَّهِ فَعَلَيْهِ تَوَكَّلُوٓا۟ إِن كُنتُم مُّسْلِمِينَ

Berkata Musa: "Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang Muslim."(Qs.Yunus:84)

Di dalam Al-quran Nabi Sulaiaman as jg seorang islam..

أَلَّا تَعْلُوا۟ عَلَىَّ وَأْتُونِى مُسْلِمِينَ

Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang Muslim".(Qs.An-Naml:31)
--------------------------

Baiklah disini saya akan berikan bukti tertulis di dalam kitab Taurat bahwa Nabi Musa as adalah seorang yang berdien Islam,karena nama Yahudi sendiri baru muncul setelah runtuhnya kerajaan Nabi Sulaiman as yang di ambil dari nama Yehuda anak Nabi Yakub as. dan bagaimana mungkin Nabi Musa seorang Yahudi sedangkan beliau keturunan Lewi???

Perhatikan baik-baik perikop ini..

*LAI TB Bilangan
6:22 TUHAN berfirman kepada Musa:
6:23 "Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka:
6:24 TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
6:25 TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
6:26 TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
יִשָּׂ א יְהוָ ה פָּנָיו אֵלֶ יךָ וְיָשֵׂ ם לְךָ שָׁ לֹֽום׃ ס
yiś·śā Yah·weh pā·nāw ’ê·le·ḵā, wə·yā·śêm lə·ḵā šā·lō·wm
Translit interlinear:yiś·śā{mengangkat} Yah·weh{TUHAN} pā·nāw{wajah-Nya} ’ê·le·ḵā{padamu}, wə·yā·śêm{dan mengatur} lə·ḵā{kamu} šā·lō·wm{Arab:Islam}
♣Terjemahan yang benar: TUHAN mengangkat wajah-Nya kepadamu dan mengatur kamu dengan Islam!
6:27 Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka."
וְשָׂמ וּ אֶת־ שְׁמִ י עַל־ בְּנֵ י יִשְׂרָאֵ ל וַאֲנִ י אֲבָרֲכֵֽם׃ פ
wə·śā·mū ’eṯ- šə·mî ‘al- bə·nê yiś·rā·’êl; wa·’ă·nî ’ă·ḇā·ră·ḵêm. p̄
Translit interlinear: wə·śā·mū {Demikian namamu} ’eṯ-{-} šə·mî{namaku} ‘al-{atas} bə·nê{orang} yiś·rā·’êl{Israel};
wa·’ă·nî{dan Aku} ’ă·ḇā·ră·ḵêm{memberkati mereka}p̄
♣Terjemahan yang benar: Demikianlah namamu namaku atas orang Israil; dan Aku akan memberkati mereka.

Ternyata Syalowm (Arab:Islam) adalah nama syariat yang di bawa oleh nabi Musa as dan Tuhan ALLAH sendiri yang telah menamainya kepada nabi Musa as.

dan bagaimanakah sejarahnya kenapa tiba2 muncul nama Yahudi??? sedangkan nabi Musa adalah keturunan Lewi???

Yesaya 48:1Dengarlah firman ini, hai kaum keturunan Yakub, yang menyebutkan dirinya dengan nama Israel dan yang adalah keturunan Yehuda, yang bersumpah demi nama TUHAN dan mengakui Allah Israel--tetapi bukan dengan sungguh-sungguh dan dengan tulus hati--

Yesaya 48:22"Tidak ada SYALOWM bagi orang-orang fasik!" firman TUHAN.

TIDAK ADA LAGI SYALOWM UNTUK YAHUDI KARENA MEREKA ADALAH ORANG2 FASIK YANG GEMAR MENGINGKARI FIRMAN TUHAN DAN MEMBUNUH PARA NABI TANPA ALASAN YANG BENAR!

فَبِمَا نَقْضِهِم مِّيثَٰقَهُمْ لَعَنَّٰهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَٰسِيَةًۭ ۖ يُحَرِّفُونَ ٱلْكَلِمَ عَن مَّوَاضِعِهِۦ ۙ وَنَسُوا۟ حَظًّۭا مِّمَّا ذُكِّرُوا۟ بِهِۦ

(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya [407], dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya.(Qa.Al-maidah.13)

Nah jadi sudah jelas bahwa kitab Taurat sendiri menyebutkan bahwa Nabi Musa as adalah seorang Islam bukan Yahudi karena nama Yahudi sendiri baru muncul setelah runtuhnya kerajaan Nabi Sulaiman as. namun islam yang dibawa Nabi Musa telah lenyap pada saat itu dan pada saat itulah muncul seorang Nabi yang bernama Yisyeyahu yang menubuatkan kembali Ad-dien islam (aturan yang selamat sejahtera) yang pintu gerbangnya bernama halelu (Arab:Ahmad,Mahmud,Muhammad)

Yesaya 60:17 Sebagai ganti tembaga Aku akan membawa emas, dan sebagai ganti besi Aku akan membawa perak, sebagai ganti kayu, tembaga, dan sebagai ganti batu, besi; Aku akan memberikan šā·lō·wm dan keadilan yang akan melindungi dan mengatur hidupmu.
תַּ֣חַת הַנְּחֹ֜שֶׁת אָבִ֣יא זָהָ֗ב וְתַ֤חַת הַבַּרְזֶל֙ אָ֣בִיא כֶ֔סֶף וְתַ֤חַת הָֽעֵצִים֙ נְחֹ֔שֶׁת וְתַ֥חַת הָאֲבָנִ֖ים בַּרְזֶ֑ל וְשַׂמְתִּ֤י פְקֻדָּתֵךְ֙ שָׁלֹ֔ום וְנֹגְשַׂ֖יִךְ צְדָקָֽה׃
ta·ḥaṯ han·nə·ḥō·šeṯ ’ā·ḇî zā·hāḇ, wə·ṯa·ḥaṯ hab·bar·zel ’ā·ḇî ḵe·sep̄, wə·ṯa·ḥaṯ hā·‘ê·ṣîm nə·ḥō·šeṯ, wə·ṯa·ḥaṯ hā·’ă·ḇā·nîm bar·zel; wə·śam·tî p̄ə·qud·dā·ṯêḵ šā·lō·wm{Arab:Islam}

perhatikan ayat diatas,, sangat jelas Allah akan memberikan Islam/Syalowm yang akan mengatur hidup umat manusia dan ayat selanjutnya menjelaskan pintu gerbangnya yang bernama Halelu (Arab:hmd)

Yesaya60:18Tidak akan ada lagi kabar tentang perbuatan kekerasan di negerimu, tentang kebinasaan atau keruntuhan di daerahmu; engkau akan menyebutkan tembokmu "Selamat" dan PINTU-PINTU GERBANGMU "Pujian{Ahmad}".
לֹא־ יִשָּׁמַ֨ע עֹ֤וד חָמָס֙ בְּאַרְצֵ֔ךְ שֹׁ֥ד וָשֶׁ֖בֶר בִּגְבוּלָ֑יִךְ וְקָרָ֤את יְשׁוּעָה֙ חֹומֹתַ֔יִךְ וּשְׁעָרַ֖יִךְ תְּהִלָּֽה׃ לֹא־ יִֽהְיֶה־
lō- yiš·šā·ma‘ ‘ō·wḏ ḥā·mās bə·’ar·ṣêḵ, šōḏ wā·še·ḇer biḡ·ḇū·lā·yiḵ; wə·qā·rāṯ yə·šū·‘āh ḥō·w·mō·ṯa·yiḵ, ū·šə·‘ā·ra·yiḵ tə· hil·lāh{Arab:ح م د}. lō- yih·yeh-

halelu=>Pujian
Hmd=>Pujian

padanan kata halelu adalah Ahmad,mahmud,muhammad
http://ms.wikipedia.org/wiki/Alhamdulillah

tafsir Yesaya selengkapnya:http://pembantaisalibis.blogspot.com/2012/07/tafsir-yesaya-60.html

Nabi Yirmeyahu juga menguatkan nubuat diatas bahwa jika ada seorang Nabi yang benar-benar mendatangkan Islam maka dapat dipastikan Nabi tersebut adalah benar-benar di utus oleh Tuhan.

Yeremia 28:9Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang šā·lō·wm{Arab:Islam}, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
הַנָּבִ֕יא אֲשֶׁ֥ר יִנָּבֵ֖א לְשָׁלֹ֑ום בְּבֹא֙ דְּבַ֣ר הַנָּבִ֗יא יִוָּדַע֙ הַנָּבִ֔יא אֲשֶׁר־ שְׁלָחֹ֥ו יְהוָ֖ה בֶּאֱמֶֽת׃
han·nā·ḇî ’ă·šer yin·nā·ḇê lə·šā·lō·wm{Arab:Islam}; bə·ḇō də·ḇar han·nā·ḇî, yiw·wā·ḏa‘ han·nā·ḇî, ’ă·šer- šə·lā·ḥōw Yah·weh be·’ĕ·meṯ.

Nah sudah jelas bahwa semua Nabi itu beragama Islam??... sudahkah anda masuk Islam?? karena semua Nabi ber dien Islam

Rasulullah Saw bersabda:
نحن معاشر الأنبياء إخوة لعلات ديننتا واحد

Artinya: "Kami semua para nabi bersaudara dan agama kami satu".
Dalam hadits yang lain (HR. Bukhari-Muslim) Rasulullah Saw mengupamakan para Nabi dan Rasul, bahwa mereka itu satu bapak yang lahir dari Ibu yang berbeda-beda artinya adalah bahwa mereka itu membawa satu ajaran agama yaitu Tauhidullah atau mengesakan Allah akan tetapi memiliki syari'at yang berbeda-beda seperti ibadah, perintah dan larangan, penghalalan dan pengharaman dan lain sebagainya.

Bahkan Yesus juga seorang Islam,Muslim

LUKAS 6:40
ען תלמיד נאעלה על ראבו שכן כל אדם שיע מושלם ייהיה כערבו
“Ein talmeed na’leh ‘al rabbo; shekken kal adam she’MUSHLAM yihyeh k’rabbo.”
(Tak seorangpun bisa melebihi gurunya, tetapi setiap orang yang mengaku sebagai MUSLIM dapat menyamai gurunya)

DARI TULISAN DIATAS SUDAH SANGAT JELAS BAHWA ISLAM (SYALOWM) ADALAH NAMA AD-DIEN YANG RESMI DARI TUHAN ALLAH DAN HANYA ORANG YANG BENAR2 NABI YANG DIUTUS OLEH TUHAN ALLAH YANG MAMPU MENDATANGKAN ISLAM (SYALOWM)

DAN HANYA SATU AD-DIEN YANG BERNAMA SYALOWM DI DUNIA YANG PINTUNYA BERNAMA HALELU (ARAB:AHMAD,MAHMUD,MUHAMMAD)